Pandemi Berpotensi Dorong Indonesia Masuk Resesi Pertama Sejak 1998

Pandemi Berpotensi Dorong Indonesia Masuk Resesi Pertama Sejak 1998

Asumsi ekonomi Indonesia masuk resesi pertama sejak terjadi krisis keuangan di Asia tahun 1998 kemungkinan akan dikonfirmasi oleh data produk domestik bruto (PDB) kuartal III pada pekan ini, hasil jajak pendapat menunjukkan pada Selasa (03/11).Pihak otoritas terkait memperkirakan 3,5 juta warga Indonesia bisa kehilangan pekerjaan akibat penurunan ekonomi terdampak pandemi covid-19 menurut laporan Reuters Selasa (03/11).Perkiraan median dari survei 23 ekonom mengungkap penyusutan 3,00% PDB per tahun selama kuartal Juli-September, setelah mengalami penurunan sebesar 5,32% pada tiga bulan sebelumnya. Hal ini memenuhi kriteria untuk resesi karena pertumbuhan tahunan negatif selama dua kuartal berturut-turut.Perkiraan tersebut dinilai sesuai dengan perkiraan dari Presiden RI Joko Widodo yang mencatat ekonomi berkontraksi lebih dari 3% selama kuartal terakhir.“Ekonomi Indonesia terpukul parah oleh krisis (pandemi),” kata Alex Holmes dari Capital Economics, yang memperkirakan kontraksi sebesar 2,5%.Indonesia mencatatkan jumlah kasus wabah covid-19 terbesar di Asia Tenggara sebanyak lebih dari 415.000 infeksi dan 14.000 orang meninggal dunia.Pemerintah daerah Jakarta juga memberlakukan semi-lockdown kedua selama empat minggu yang dimulai dari pertengahan September lantaran meningkatnya kasus virus mengganggu sistem kesehatan rumah sakit.Dua belas analis yang membagikan pandangannya untuk setahun penuh 2020 menilai perkiraan median penurunan PDB 1,59%, dibandingkan dengan perkiraan resmi kontraksi berkisar 0,6% hingga 1,7%. Ekonomi tumbuh 5% tahun lalu.